Tampilkan postingan dengan label Energi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Energi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 29 April 2011

Mesin Cuci Ramah Lingkungan

Semakin memburuknya kondisi lingkungan membuat produsen perangkat teknologi dan elektronik konsumer terus berupaya menghadirkan produk yang ramah lingkungan. Inisiatif ‘Go Green’ itu juga diusung oleh Electrolux, produsen peralatan rumah tangga asal Swedia.



Mengetahui posisinya di pasar mesin cuci jenis top load lebih baik dibanding jenis front load dan twin tub, Electrolux melakukan inovasi dengan menghadirkan mesin cuci top load menggunakan teknologi T-Drive.

“Teknologi T-Drive dapat mengurangi kekusutan pakaian dan mencegah pakaian saling melilit pada saat pencucian (anti tangle), kata Haryono Simon, General Manager PT Electrolux Indonesia pada keterangannya, 23 Desember 2010.

Haryono mengklaim, teknologi ini membuat proses pencucian lebih merata sehingga hasil cucian lebih bersih dan tidak meninggalkan sisa-sisa (residu) deterjen. “Dengan teknologi ini, pengguna bisa menghemat air lebih dari 50 persen. Borosnya penggunaan air inilah yang umumnya dikeluhkan oleh konsumen mesin cuci top load pada umumnya,” ucapnya.

Sebagai informasi, mesin cuci jenis front load secara teknis memang memberikan hasil pencucian paling baik dibanding top load dan yang yang paling sederhana, twin tub. Meski demikian, di Indonesia, pangsa pasar paling besar adalah mesin cuci jenis top load dan Electrolux mengklaim telah menguasai 40 persen di antaranya.

“Setiap produk yang hadir dibuat berdasarkan consumer insight,” kata Haryono. “Oleh karena itu, kami berusaha untuk memahami apa yang dibutuhkan konsumen,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Electrolux juga merilis 3 varian produk mesin cuci top load T-Drive dengan kapasitas 7Kg, 9Kg dan 11Kg. “Sejak diluncurkan April lalu, kami menerima tanggapan yang positif dari masyarakat menyangkut produk ini,” Haryono menyebutkan.

sumber:
http://teknologi.vivanews.com/news/read/195477-mesin-cuci-ramah-lingkungan-hadir-di-pasaran

Fitness Center Diubah Jadi Pembangkit Listrik

Adam Boesel, mantan guru sekolah dasar dari Seattle memodifikasi Green Microgym, pusat kebugaran miliknya. Ia berhasil memanfaatkan pengunjung yang berolah raga di sana untuk memasok listrik bagi operasional gedung tersebut.



Memanfaatkan generator, Boesel telah mengubah sepeda statik yang ia sediakan di sana untuk menghasilkan listrik. Sepeda-sepeda tersebut juga ia jual pada mereka yang berminat untuk memiliki.

“Sebagian besar orang dapat menghasilkan listrik antara 50 sampai 150 watt saat sedang berolahraga,” kata Boesel, seperti dikutip dari DailyMail, 29 April 2011. “Listrik yang dihasilkan ini membantuk memasok energi bagi lampu, kipas, pemutar musik, dan TV layar datar di gym,” ucapnya.

Sejak mampu “memproduksi” listrik sendiri, Boesel menyebutkan, rekening listrik yang harus ia bayarkan turun hingga 60 persen. Secara total, pusat kebugarannya juga kini 85 persen lebih efisien dibandingkan pusat kebugaran lain berskala sama. “Salah satu tujuan kami adalah mengedukasi masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan,” ucap Boesel.

Boesel menyebutkan, sejak tahun 2009, pusat kebugarannya menyediakan hingga 36 persen kebutuhan listrik atau 37 ribu kilowatt. Ini setara dengan sekitar 37 ton emisi gas buang atau menghemat sekitar 131 ribu kilometer berkendara, atau menyelamatkan hutan seluas 60 kilometer persegi.

Di Green Microgym seluas sekitar 280 meter persegi, Boesel juga memasang panel surya, lantai ramah lingkungan serta kertas toilet daur ulang.

sumber:

http://teknologi.vivanews.com/news/read/217527-fitness-center-diubah-jadi-pembangkit-listrik

Selasa, 08 Februari 2011

10 Perangkat Charger Tenaga Surya

Dalam kampanye hijaukan bumi kita, banyak Produsen Device berbondong-bondong mendisain product mereka, agar ramah lingkungan dan menciptakan bumi yang hijau yang mana menghemat energi fosil yang selama ini kita pakai. Inovasi tersebut adalah charger tenaga surya. Berikut 10 Device yang dirancang agar dapat menangkap energi panas sinar matahari dan diubah menjadi energi listrik untuk sumberdaya device seperti handphone, mp3 player dan lain2:

1 . Freeloader Solar Charger


Freeloader Portable Solar Charger adalah sistem pengisian portabel yang dapat mengisi baterai hampir setiap perangkat genggam, setiap saat. Terbungkus dalam tubuh aluminium hardy modern, perangkat ini pada dasarnya dual powered - dengan panel surya dan bahkan oleh kabel pengisian connectible ke PC USB port. baterai iPod dapat diisi untuk 18 jam, ponsel selama 44 jam, sebuah PDA untuk 22 jam dan bahkan PSP selama 2,5 jam! Solar charger ini luar biasa harganya hanya $ 39,99.

2 . Muzatch MZH SolarCharger-SP-6000


Muzatch telah meluncurkan-MZH SP-6500 / SP-6000 pengisi daya energi terbaru untuk komputer notebook. Ini merupakan gadget yang valueable, meskipun sedikit mahal, fitur teknologi intelektual paten eksklusif Muzatch's beradaptasi yang dapat menyesuaikan tegangan dan arus listrik yang berbeda, praktis menawarkan perlindungan dari harga yg terlalu mahal, lebih dari arus dan pendek. Menurut perusahaan, perangkat dapat mengisi berbagai produk dan menggabungkan built-in baterai lithium-ion dengan kapasitas 12.000 mAh. Pengisi daya surya dapat memberikan tegangan output mulai dari 5V dengan 22V.
Harga: $ 149,95

3 . Sungen Flipped-Charger


Sungen International Limited telah tanpa lelah bekerja untuk membuat energi surya mudah diakses dan digunakan. Perusahaan ini memperkenalkan lini produk baru dari charger gadget dilipat di CES 2010. Pengisi baterai dirancang dengan panel surya dan built-in baterai yang dapat mengisi untuk kapasitas penuh dalam waktu sekitar 25 jam sinar matahari. Selain charger gadget, perusahaan juga telah meluncurkan kit pengisian untuk menyalakan peralatan yang lebih besar oleh sumber hijau.

4 . Thanko Debut Solar Charger


Kecil dan Imut - charger baru ini memiliki ukuran kecil hanya W70 × H70 × D29mm bersama dengan tiga lampu LED di samping. Perangkat menggabungkan jenis kabel tarik 18cm yang berputar pada dinamo untuk menghasilkan listrik dengan tenaga manusia atau lebih menarik. Perangkat ini juga dilengkapi dengan kabel 30cm untuk biaya surya bersama dengan tiga konektor warna yang berbeda.

5 . Mini Strapya solar cell phone charger


Lebih kecil ukurannya dari iPod, ini aneh unik pasti bungkus daya jika mendapat 6-10 jam sinar matahari. Terhubung ke ponsel menggunakan adaptor dan setelah itu Anda bisa mendapatkan 3 jam energi diandalkan. Namun keuntungan besar dari Strapya adalah harga yang murah - hanya $ 17,54.

6 . PSP Solar Charger


Terdiri dari dua panel surya, bisa charge PSP anda dengan mudah pada hari-hari cerah, yang juga untuk harga wajar dari $ 28,76. Tapi merugikan dari gadget ini adalah bahwa layar PSP tidak cukup terang untuk meniadakan pengaruh sinar matahari langsung.

7 . Solar Plug for Notebook


Jika Anda dalam perjalanan lapangan dengan seluruh dunia yang luas, ini adalah charger yang tepat untuk Anda - atau lebih tepatnya laptop Anda. Ukuran saku Solar Plug fitur sistem mikro-prosesor dengan panel surya yang membantu untuk menghasilkan 12v arus listrik, sebuah kuantitas optimum untuk menyalakan laptop.

8 . LJ-2600B 2600mAH


LJ-2600B dilengkapi dengan penutup aluminium bergaya biru, tapi pekerjaan utamanya adalah bahwa mengubah energi cahaya menjadi listrik kita yang berharga, dan ia melakukannya dengan efisiensi. Menampilkan panel fotolistrik, dan built-in 2600mAH baterai Lithium-ion, perangkat ini dapat diisi ulang oleh komputer USB dan outlet AC standar. Hal ini dapat kekuatan kebanyakan produk digital seperti ponsel, PDA, kamera digital, pemutar MP3 dan MP4, dan bahkan perangkat GPS.

9 . Brunton SolarRoll


Brunton SolarRoll pada dasarnya adalah sebuah panel 58-inci roll-up surya panjang. Ia melakukan lebih baik daripada tas bertenaga surya dan ransel, dan apalagi kita tidak perlu khawatir tentang menemukan outlet listrik ketika kita bepergian dengan perangkat mobile. Biaya antara $ 199 dan $ 499, dan dengan sedikit cahaya matahari, dapat dengan mudah dan rapi charge laptop, ponsel, kamera, dan bahkan baterai mobil. Dan juga tahan air!

10 . Solio Classic Hybrid Solar Charger


Menampilkan 3 tinggi efisiensi sel surya dan 1650Amh internal Lithium-Ion Battery, Classic Solio adalah cara yang bagus untuk membuat pernyataan hijau. Hal ini juga kemampuan untuk mengadakan biaya sampai 1 tahun!

Sumber:

Kaskus.us

Sabtu, 05 Februari 2011

10 Pembangkit Energi yang Bisa Diperbaharui Untuk Menyelamatakan Bumi

Energi merupakan kebutuhan tak terelakkan di saat kita ingin perkembangan yang begitu pesat. Banyak fenomena alami berkontribusi untuk memproduksi energi tanpa harus merusak lingkungan.

Mereka disebut sumber energi terbarukan dan mereka membantu untuk menghindari pencemaran, baik di lokasi perkotaan dan atau di lokasi terpencil baik dalam sekala besar atau kecil. Mereka membentuk semacam siklus tanpa dikurangi dari setiap sumber daya untuk menghasilkan energi.


10. Energi Pasang Surut

Pembangkit Energi dari pasang surut laut bukanlah sumber energi yang sangat populer, tapi memiliki potensi besar dalam waktu dekat. Generator arus pasang surut dan generasi rentetan memanfaatkan energi pasang surut.



Penghasil energi ini Eco-friendly dan tidak membahayakan lingkungan sama sekali. Ini mengikuti prinsip yang sama seperti turbin angin, tapi bukan menggunakan udara, generator berputar dalam air.

Tidak seperti energi angin dan matahari, pembangkit pasang surut dapat diprediksi. Sejak zaman dahulu, peristiwa pasang surut dikendalikan langsung dari gerakan relatif dari sistem Bumi-Bulan dan tingkat yang lebih rendah dari sistem Bumi-Matahari.

Lunar Energi, sebuah perusahaan Inggris yang pertama kali mendirikan sebuah pembangkit energi pasang surut di pantai Pembrokshire di Wales, menyediakan listrik ke ribuan rumah.

9. Energi dari Gelombang/Ombak Laut

Memprediksi arah laut dan gelombang adalah pekerjaan yang sangat sulit, namun tidak mustahil. Energi Ombak adalah transportasi energi oleh gelombang permukaan laut, dan penangkapan energi untuk pemompaan atau desalinating air sebagai pembangkit listrik.



Di Eropa, Pembangkit Energi dari gelombang telah diperkenalkan, menggunakan floating Pelamis Wave Energy konverter. Mereka menggunakan perangkat mengambang dan menghasilkan energi melalui gerakan meliuk-liuk, atau dengan gerakan mekanis dari puncak gelombang dan lembah.

Energi Gelombang laut tidak sama dengan fluks diurnal Energi pasang surut dan pilin stabil arus laut, meskipun kadang sering membingungkan.

Kami telah mengejar teknologi ini sejak tahun 1890 dan Pembangkit Energi Gelombang Laut Komersial pertama di dunia berbasis di Portugal, di Aguçadora Wave Park, terdiri dari tiga 750 kilowatt perangkat Pelamis.


8. Energi Matahari

Memproduksi listrik dengan memanfaatkan energi matahari dan (PV) fotovoltaik sel disebut Teknologi Solar. Sel surya menjadi lebih efisien, diangkut dan bahkan fleksibel, yang memungkinkan untuk kemudahan instalasi.



Didukung oleh satu solar cell atau rumah grid yang menerima kekuatan dari photovoltaic disarray; PV; Aplikasi energi PV dapat menghasilkan energi di semua ukuran.

7. Energi Angin

Pembangkit Energi Angin diinstal pada lahan pertanian atau daerah penggembalaan, memiliki salah satu dampak lingkungan terendah dari semua sumber energi. Turbin angin digunakan untuk mengubah energi angin menjadi energi listrik atau mekanik.



Energi angin secara historis telah digunakan langsung untuk menggerakkan kapal layar atau dikonversi menjadi energi mekanik untuk memompa air atau menggiling gandum, tapi aplikasi utama tenaga angin saat ini adalah pembangkit listrik.

Spanyol, Portugal, Jerman, Irlandia, Eropa memimpin dunia dalam produksi tenaga angin lepas pantai. Amerika Serikat dan China menyediakan sumber daya lahan yang sangat memungkinkan

6. Pembangkit listrik tenaga air

Ini adalah bentuk paling banyak digunakan dari energi terbarukan. Gaya gravitasi dari air yang jatuh adalah titik kunci dalam generasi pembangkit listrik tenaga air. Di daerah-daerah terpencil, hidro skala kecil dipasang di sungai dan kali dengan sedikit efek pada ikan atau lingkungan.



Proyek hidroelektrik dibangun untuk menyediakan sejumlah besar tenaga listrik yang dibutuhkan untuk industri. Di Suriname, Waduk Brokopondo dibangun untuk menyediakan listrik bagi industri aluminium

Alcoa. Selandia Baru Manapouri Power Station dibangun untuk memasok listrik ke smelter aluminium pada Tiwai Point.


5. Radiant Energi

99% dari biaya listrik normal dapat disimpan dengan menggunakan energi radiasi. Ini melakukan fungsi yang sama, tetapi tidak memiliki perilaku yang identik dengan listrik.



Nikola Tesla's pemrakarsa pemancar, perangkat T. Henry Moray's radiant energy, Edwin Gray motor EMA, dan Paul Baumann's mesin Testatika semua berjalan pada energi radiasi. Fraksinasi adalah metode pengumpulan energi alam dari lingkungan atau penggalian dari listrik.

Nikola Tesla membangun salah satu telepon nirkabel awal didasarkan pada energi radiasi. Resonansi dari pemancar dan penerima perangkat itu disetel ke frekuensi yang sama, yang memungkinkan mereka untuk berkomunikasi.

4. Listrik Tenaga Panas Bumi

Daya Panas Bumi diekstrak melalui proses alami memberikan panas ke salah satu unit pembangkit listrik tenaga panas bumi. Biaya yang efektif, kehandalan, dan ramah lingkungan tidak lagi terbatas kepada daerah dekat batas lempeng tektonik.



Pemanasan unit telah mendorong jangkauan dan ukuran sumber daya yang layak untuk diperluas. Kelompok terbesar pembangkit listrik tenaga panas bumi di dunia berlokasi di geyser, lapangan panas bumi di California, Amerika Serikat.

Sebagian besar biaya penanaman listrik masuk ke pengeboran karena tidak memerlukan bahan bakar apapun. Saat ini 24 negara yang memanfaatkan teknologi ini dan lokasi potensial yang menjadi pertimbangan.

3. Biomassa

Biomassa, dalam industri produksi energi, merujuk pada bahan biologis yang hidup atau baru mati yang dapat digunakan sebagai sumber bahan bakar atau untuk produksi industrial.



Umumnya biomassa merujuk pada materi tumbuhan yang dipelihara untuk digunakan sebagai biofuel, tapi dapat juga mencakup materi tumbuhan atau hewan yang digunakan untuk produksi serat, bahan kimia, atau panas.

Biomassa dapat pula meliputi limbah terbiodegradasi yang dapat dibakar sebagai bahan bakar. Biomassa tidak mencakup materi organik yang telah tertransformasi oleh proses geologis menjadi zat seperti batu bara atau minyak bumi.

Biomassa biasanya diukur dengan berat kering. 0,5 persen pasokan listrik di Amerika Serikat berasal dari perusahaan pembangkit listrik biomassa.


2. Compressed Natural Gas

Jika Anda perlu pengganti bahan bakar fosil untuk bensin, solar, atau propana, Compressed Natural Gas adalah solusi untuk Anda. Hal ini bersih dan aman untuk digunakan.




CNG digunakan dalam mobil tradisional dengan pembakaran bensin yang telah dikonversi menjadi kendaraan bio-fuel (bensin / CNG). Ini menjadi dikenal secara luas di Eropa dan Amerika Selatan akibat meningkatnya biaya bensin.

1. Daya nuklir

Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) adalah stasiun pembangkit listrik thermal di mana panas yang dihasilkan diperoleh dari satu atau lebih reaktor nuklir pembangkit listrik.



PLTN termasuk dalam pembangkit daya base load, yang dapat bekerja dengan baik ketika daya keluarannya konstan (meskipun boiling water reactor dapat turun hingga setengah dayanya ketika malam hari).

Daya yang dibangkitkan per unit pembangkit berkisar dari 40 MWe hingga 1000 MWe. Unit baru yang sedang dibangun pada tahun 2005 mempunyai daya 600-1200 MWe.

Hingga tahun 2005 terdapat 443 PLTN berlisensi di dunia, dengan 441 diantaranya beroperasi di 31 negara yang berbeda. Keseluruhan reaktor tersebut menyuplai 17% daya listrik dunia.

Perancis memproses ulang limbah nuklir untuk mengurangi massa dan membuat lebih banyak energi. Pengolahan berpotensi dapat memulihkan sampai dengan 95% dari sisa uranium dan plutonium dalam bahan bakar nuklir bekas, meletakkannya ke dalam campuran bahan bakar oksida baru.

Sumber:

apakabardunia.com

Jumat, 19 November 2010

Cina Ingin Menjadi Penguasa Energi Angin Dunia

Image

Energiterbarukan.net- Negara Cina, telah tumbuh menjadi kekuatan baru industri dunia, bahkan diprediksi pada 2020 negeri tirai bambu ini bisa menggeser posisi Amerika Serikat (AS) yang selama ini dikenal dengan negara adidaya.

Tumbuhnya Cina menjadi salah satu negara yang perekonomiannya tumbuh pesat, tidak terlepas dari pasokan energi yang melimpah baik energi konservatif maupun terbarukan.Bahkan lembaga konsultan Ernst&Young (EY), mengumumkan hasil riset yang cukup mengejutkan beberapa hari lalu, untuk riset pertriwulan Cina dapat menggeser posisi AS sebagai negara yang memiliki daya tarik investasi di bidang energi terutama energi terbarukan.

Tidak heran, karena pemerintahnya memang sedang bergairah mendorong pengembangan energiterbarukan guna mencapai target menggunakan 20 persen energi terbarukan pada 2020.Seperti dikutip dari situs www.renewableenergyworld.com diketahui, bahkan berani memasang target, pada lima tahun mendatang bisa menjadi pemimpin pasar global di sektor energi angin.

Wajar saja, pasalnya sejak terbitnya peraturan untuk energi terbarukan pada 2006 dimana didalamnya terdapat kebijakan feed in tarif, pertumbuhan rata-rata pembangkit energi angin mencapai 100 persen.

Selain itu, sejak tahun 2009, pemerintah Cina memperkenalkan feed in tarif alam struktur tarif bagi tenaga listrik angin, yang akan berlaku untuk jangka waktu operasi angin keseluruhan. Feed in tarif dalam struktur tarif telah menetapkan empat kategori yang berbeda dari tarif tergantung pada sumber daya angin kawasan tertentu's, mulai dari 0.51 yuan/kWh, 0.61 yuan/kWh.

Inspirasi Energi dari mahluk hidup

bioSTREAM

Perusahaan yang satu ini memang luar biasa. BioPower System mengembangkan beberapa konsep teknologi yang diinspirasi dari mahluk hidup khususnya di lautan. BioPower System adalah perusahaan teknologi energi terbarukan berbasis di Sydney Australia. Saat ini BioPower telah berhasil mengembangkan teknologi pembangkit energi arus laut bioSTREAM yang diinspirasi oleh gerakan ikan hiu dan bioWAVE yang terinspirasi dari tanaman laut. Teknologi lain yang dikembangkan adalah bioBase yang merupakan teknologi mooring untuk instalasi dasar laut yang juga mengambil prinsip-prinsip dari tanaman laut.

Perusahaan yang satu ini memang luar biasa. BioPower System mengembangkan beberapa konsep teknologi yang diinspirasi dari mahluk hidup khususnya di lautan. BioPower System adalah perusahaan teknologi energi terbarukan berbasis di Sydney Australia. Saat ini BioPower telah berhasil mengembangkan teknologi pembangkit energi arus laut bioSTREAM yang diinspirasi oleh gerakan ikan hiu dan bioWAVE yang terinspirasi dari tanaman laut. Teknologi lain yang dikembangkan adalah bioBase yang merupakan teknologi mooring untuk instalasi dasar laut yang juga mengambil prinsip-prinsip dari tanaman laut.

Teknologi bioSTREAM didesain untuk mengkonversi energi pasang surut dan arus laut menjadi listrik. Terinspirasi dari gerakan ikan hiu, bioSTREAM meniru gerakan tubuh bagian belakang ikan hiu (thunniform-mode swimming propulsion). Sirip yang mirip ekor ikan hiu terpasang dibagian belakang dan akan bergerak melenggak-lenggok mengikuti gerakan air laut. Gerakan lenggak-lenggok inilah yang dikonversi menjadi listrik dengan menggunakan generator O-DRIVE.

bioStream berhasil memanfaatkan produk evolusi hydrodinamic selama 3,8 juta tahun yang telah dikembangkan oleh ikan hiu, tuna atau mackarel yang dikenal sebagai perenang paling efisien. Warisan alam luar biasa ini menghasilkan teknologi energi terbarukan yang efektif, ramah lingkungan dan murah.

Sistem bioSTREAM bergerak secara otomatis dan memiliki hanya dua bagian sederhana sehingga mudah dalam isntalasi. Sedikitnya bagian yang bergerak pada sistem bioSTREAM juga memungkinkan minimnya perawatan yang diperlukan. Dari sisi lingkungan, sistem ini terbukti memiliki zero visual impact, gerakan yang lambat dan natural dari bioDTREAM menghasilkan gangguan ekosistem dasar laut yang minimal dan tidak menghasilkan polusi.

Secara koninyu, bioSTREAM secara otomatis mengikuti arah aliran air. Di alam bebas, sudah terbukti teknologi ini dapat bertahan dalam semua kondisi, termasuk mampu bertahan dalam badai sekalipun. Luasan gerakan yang lebar memungkinkannya untuk dapat menghasilkan sampai 2 MW per unit.

Pada tahun 2008, BioPower berencana mengembangkan skala pilot proyek dengan kapasitas 250 kW di lepas pantai Flinders Island negara bagian Tasmania. Di negara bagian yang sama juga akan diinstal sistem bioWAVE, tepatnya di lepas pantai barat King Island.
“Tujuan kami adalah kedua sistem dapat terhubung dengan jaringan distribusi di Tasmania. Saat ini diskusi awal telah dilakukan dengan Hydro Tasmania yang menyediakan listrik bagi kedua pulau tersebut.” demikian ungkap Dr Finnigan Chief Executive Officer BioPower. Proyek ini memungkinkan pengembangan bioSTREAM dan bioWAVE sehingga siap untuk produksi komersial dalam beberapa tahun mendatang”, lanjutnya.

“Desain dan konsep kedua teknologi tersebut telah diverifikasi melalui serangkaian uji di the Australian Maritime College engineering laboratories dimana semua kemungkinan terbaik gelombang dan arus laut dihitung dan dianalisa menggunakan fasilitas simulasi aliran gelombang oleh ahli oseanografi di CSIRO Marine Research Laboratories.

Pada awal 2009 ini diharapkan instalasi keduanya dapat selesai. Unit ini akan menggantikan sistem pembangkit diesel yang selama ini dipakai di kedua pulau tersebut.Belum lama, BioPower berhasil mendapatkan hibah sebesar 5 juta dollar dalam kerangka the Australian Government’s AusIndustry Renewable Energy Development Initiative (REDI). Hibah ini melengkapi kebutuhan total dana proyek tersebut yang mencapai 10.3 juta dollar.
Aw.

Sumber :
energiterbarukan.net

Selasa, 16 November 2010

HyMini, Portable Charger Tenaga Angin + Matahari


HyMini, Portable Charger Tenaga Angin + Matahari
Telah banyak perangkat pengisi daya baterai bertenaga surya, tetapi telah hadir HyMini pengisi daya baterai portabel baru. Perangkat kecil dan lucu menghasilkan daya dari turbin yang diputar oleh angin yang dapat terhubung ke berbagai perangkat untuk mengisi daya ponsel, kamera, dan elektronik kecil lainnya ketika sedang di jalan, mengemudi, atau bahkan naik sepeda. Sungguh sebagai perangkat yang ramah lingkungan.


Perangkat ini cocok digunakan untuk berkemah dan melakukan kegiatan di luar ruangan, serta ketika sedang bepergian. Dan yang lebih penting lagi, ternyata perangkat ini dapat digabungkan dengan panel surya atau bahkan dibebankan dari outlet listrik biasa ketika tidak ada angin di sekitar.

Senin, 08 November 2010

Project Solar City Tower di Kota Rio De Janeiro, Brazil


Gambar Penampakan Solar City Tower


Inilah Solar City Tower yang merupakan proyek dari pemerintah Brazil di kota Rio De Janeiro. Konsep menara ini dipersiapkan untuk menyambut Olimpiade Internasional 2016 yang akan dilangsungkan di kota Rio De Janeiro.


Gedung ini merupakan salah satu penghasil sumber daya listrik dari tenaga surya, seluruh bodi gedung dilapisi dgn solar cell yg menjulang tinggi ke atas untuk memanfaatkan energi matahari. Jadi gedung ini mempunyai fungsi yg efisien dan efektif!


Konsep Kerja Solar Tower


Proyek ini merupakan pesan dari masyarakat menghadapi masa depan, oleh karena itu menara ini merupakan representasi dari sikap batin. Proyek ini mempunyai makna "sebuah bangunan / kota sebagai mesin", yg memberikan energi baik ke kota Rio de Janeiro dan warga negaranya saat menggunakan sumber daya alam (Fungsi air terjun yang dapat menghasilkan sumber daya alam) . Pemerintah Brazil berharap dapat menciptakan sebuah pesan Olimpiade internasional dengan daya tarik politik. Setelah hosting PBB KTT Bumi di tahun 1992, Rio de Janeiro akan sekali lagi menjadi titik awal bagi gerakan hijau global dan untuk pembangunan berkelanjutan struktur perkotaan. GO GREEN AND STOP GLOBAL WARMING
.


Penampakan Solar Tower Dilihat dari Pantai



Penampakan Solar Tower Dilihat dari Udara

Sumber:

ujung-bumi.blogspot.com

Minggu, 07 November 2010

Emang bisa carger baterai HP pakai bola sepak?

LONDON - Sebuah bola kini tak hanya berfungsi sebagai alat pendukung permainan sepakbola, tapi juga bisa menjadi sumber listrik yang mampu mengisi ulang baterai ponsel.


Caranya, Anda cukup memainkan bola tersebut sekira lima belas menit nantinya bola tersebut dapat menghasilkan listrik yang dapat digunakan untuk mengisi baterai.

Bola sepak yang diberi nama sOcckett tersebut dikembangkan oleh empat orang lulusan Harvard University. Demikian dilansir Telegraph, Rabu (6/7/2010).

Di dalam bola tersebut terdapat semacam gulungan magnetik yang dapat menghasilkan listrik bila digoyang-goyangkan atau digulirkan. Tak hanya untuk ponsel, tapi bola tersebut juga dapat membantu menghidupkan lampu untuk waktu tiga jam. Charger bola tersebut digunakan untuk wilayah-wilayah tertentu seperti Afrika.

"Sepakbola adalah sesuatu yang akan anda temukan di setiap negara Afrika, setiap orang Afrika bermain sepakbloa lebih dari sehari, jadi mengapa kita tidak menciptakan suatu alat yang mampu menghasilkan energi," kata salah satu penemu sOcckett Jessica Lin.

Lin mengungkapkan, bola tersebut lahir dari keprihatinannya yang mendengar bahwa anak-anak di Afrika belajar di jalan-jalan karena minimnya penerangan di dalam rumah.

"Dengan hanya menendang bola selama 15 menit maka anda dapat menerangi rumah selama tiga jam dan anda dapat membaca lebih banyak buku," ujar Lin. (srn)

Sumber :

Zat Enzim Calon Bahan Bakar Masa Depan

CALIFORNIA - Sebuah zat enzim yang ditemukan pada akar kacang kedelai bisa dijadikan bahan bakar di masa depan.


Vanadium Nitrogenase, sebuah enzim yang biasanya menghasilkan ammonia dari gas nitrogen bisa juga mengubah karbon monoksida (CO) menjadi propane, sebuah gas yang dapat dijadikan bahan bakar kompor gas.

Meski para ilmuwan mengatakan bahwa penelitian ini masih dalam tahap awal tapi ke depannya mungkin penelitian ini bisa menemukan cara yang ramah lingkungan untuk menghasilkan minyak dan bensin.

"Organisme ini adalah bakteri tanah yang sangat umum dan sudah diteliti sejak lama," kata Markus Ribbe, ilmuwan dari University of California, seperti yang dikutip dari Discovery News Senin (9/8/2010).

"Tapi kami masih mempelajarinya karena kami sadar bahwa zat enzim tersebut memiliki perilaku yang berbeda," tambah Ribbe.

Para petani menyukai tanaman yang mengandung zat enzim ini karena mampu mengubah nitrogen yang tidak berguna menjadi ammonia.

Ribbe dan timnya mengisolasi enzim vanadium nitrogenase untuk mengubah nitrogen menjadi ammonia. Lalu para ilmuwan California memindahkan nitrogen tersebut dan oksigen yang digunakan oleh enzim tersebut dan mengisinya dengan karbon monoksida.

Tanpa oksigen dan nitrogen, enzim tersebut mulai mengubah karbon monoksida menjadi rantai-rantai karbon gas (propan).

"Jelas penemuan ini bisa mengarahkan kita untuk menciptakan bahan bakar cair sintetis, jika kita bisa membuat rantai-rantai karbon yang lebih panjang," ujarnya.

Sumber :

Kamis, 04 November 2010

Biogas Dari Kotoran Manusia atau kotoran sapi

Krisis energi terutama energi yang bersumber dari energi fosil seperti minyak tanah memicu munculnya energi alternatif baru yang menjadi kebutuhan sehari-hari terpenuhi. Disamping itu harga minyak tanah dan gas elpiji terlalu mahal bagi kebanyakan masyarakat indonesia. Belum lagi masalah keamanan yang diberikan dalam penggunaan gas elpiji terutama gas 3 kilogram yang selalu menimbulkan kehawatiran akibat kebocoran tabung.

Tingginya harga minyak tanah dan gas elpiji saat ini merangsang sejumlah warga untuk kreatif. Di Kelurahan Balu Werti, Kediri, Jawa Timur warga membuat biogas dari kotoran manusia dimana kualitas api yang dihasilkan tidak kalah dengan gas elpiji.

Skema pembuatan energi biogas

Kelurahan Balu Werti, Kediri, Jawa Timur termasuk wilayah kumuh dengan kepadatan penduduk yang cukup tinggi. Sebagian besar warganya tidak memiliki kamar mandi didalam rumah. Untuk memenuhi kebutuhan mandi, cuci dan kakus (MCK), warga memanfaatkan sanitasi masyarakat atau Sanimas.

Ditengah tingginya harga minyak tanah dan gas elpiji saat ini keberadaan Sanimas yang dibangun tahun 2004 memberikan nilai lebih. Pasalnya kotoran manusia di Sanimas ini diolah menjadi biogas. Bahkan kualitas biogas ini tidak kalah dari kualitas gas elpiji.

Saat ini baru 6 keluarga yang memanfaatkan biogas untuk kebutuhan sehari-hari. Dalam sebulan setiap warga hanya dipungut iyuran 20 ribu rupiah. Jauh lebih hemat jika menggunakan minyak tanah yang sebulan mencapai 70 ribu rupiah.

Meski dihasilkan dari kotoran manusia, Jika melihat dari kualitas biogas yang dihasilkan tidak usah merasa jijik memanfaatkan biogas untuk memasak.

Sumber:

skadrongautama.blogspot.com

teroriscinta.blog.friendster.com

Cara Menjadikan Air Kencing Urine Manusia Bahan Bakar Biofuel

Berbagai cara dilakukan untuk memperoleh bahan bakar alternatif yang bisa perbarui. Mulai dengan mengolah biji jarak dan minyak goreng bekas untuk bahan bakar alternatif, kini para peneliti sedang mengembangkan sel bahan bakar yang berasal dari urine.

Shanwen Tao and Rong Lan, dua ahli kimia dari University of Edinburgh’s School of Engineering and Physical Sciences belum lama ini mengumumkan mereka mengembangkan prototipe bahan bakar yang mereka katakan bekerja pada urine, mengubahnya menjadi listrik dan air bersih.

Berdasarkan laporan Yahoo! India, seperti dikutip situs Natural News, sel bahan bakar yang dikembangkan tim memanfaatkan senyawa dalam urine yang disebut urea, yang merupakan produk limbah organik kimia yang terjadi saat tubuh memetabolisme protein.

Tidak seperti saat ini gas hidrogen dan teknologi sel bahan bakar metanol, yang keduanya dapat menjadi masalah bagi lingkungan, urea tidak beracun, kaya nitrogen berguna dan tersedia untuk digunakan.

Urea juga dikenal dengan sebutan karbamid. Urea tidak membutuhkan katalis mahal seperti platinum untuk mengoperasikannya. Tim mampu mengembangkan metode yang sederhana dan relatif tidak mahal yang megubah urea dalam air, nitrogen, karbondioksida dan listrik pada waktu yang sama.

Prototipe itu dinamakan “Carbamide Power System”, berpotensi mengurangi biaya perawatan air karena banyak sistem pengairan kota sudah menghabiskan banyak uang untuk menghilangkan urea dari air limbah.

Dengan mengintegrasikan teknologi dalam sistem air yang ada dengan tujuan menyaring urea, sel bahan bakar merupakan prospek bagus karena berpotensi untuk menggerakkan listrik dalam jumlah besar dengan biaya murah.

Proyek ini membutuhkan biaya senilai 203.000 dolar dari Engineering and Physical Sciences Research Council, dengan tujuan sel bahan bakar urine di pulau terpencil, padang pasir, dan kapal selam di mana energi sulit ditemukan. Tetapi, potensi penggunannya terbatas, jika dan saat teknologi diluncrukan ke publik.

Sumber:

Rabu, 03 November 2010

10 Teknologi Penghijau Bumi Kita

Ada anggapan dari kaum skeptis bahwa teknologi hanya merusak lingkungan. Anggapan ini menantang para ilmuwan untuk mengembangkan teknologi yang ramah lingkungan.

PBB memperkirakan, hingga tahun 2030 kebutuhan energi akan melonjak sebesar 60 persen. Sebanyak 2,9 miliar manusia akan kekurangan pasokan air. Berikut 10 jenis teknologi yang tergolong dapat mencegah bumi dari kehancuran.

1. Memproduksi minyak secara alami

Ada proses bernama thermo-depolymerization, suatu proses yang sama dengan bagaimana alam memproduksi minyak. Misalnya limbah berbasis karbon jika dipanaskan dan diberi tekanan tepat, mampu menghasilkan bahan minyak. Secara alamiah proses ini menbutuhkan waktu jutaan tahun. Dari eksperiman yang sudah-sudah, kotoran ayam kalkun mampu memproduksi sekitar 600 pon petroleum.

2. Menghilangkan garam dari air laut

PBB mencatat, suplai air bersih akan sangat terbatas bagi miliaran manusia pada pertengahan abad ini. Ada teknologi bernama desalinasi, yakni menghilangkan kadar garam dan mineral dari air laut sehingga layak diminum. Ini merupakan solusi yang bisa dilakukan untuk mencegah krisis air.

Masalahnya, teknologi ini masih terlalu mahal dan membutuhkan energi cukup besar. Kini para ilmuwan tengah mencari jalan agar desalinasi dapat berlangsung dengan energi lebih sedikit. Salah satu caranya adalah dengan melakukan evaporasi pada air sebelum masuk ke membran dengan pori-pori mikroskopis.

3. Tenaga Hidrogen:

Bahan bakar hidrogen dianggap sebagai bahan bakar alternatif bebas polusi. Energi dihasilkan dari perpaduan antara hidrogen dan oksigen. Problemnya adalah bagaimana hidrogen itu dihasilkan.

Molekul seperti air dan alkohol harus diproses dulu untuk mengekstaksi hidrogen sehingga menjadi sel bahan bakar. Proses ini juga membutuhkan energi besar. Namun setidaknya ilmuwan sudah mencoba membuat laptop serta peranti lain dengan tenaga fuel cell.

4. Tenaga surya

Energi surya yang sampai di bumi terbentuk dari photon, dapat dikonversikan menjadi listrik atau panas. Beberapa perusahaan dan perumahan sudah berhasil menggunakan aplikasi ini. Mereka memakai sel surya dan termal surya lain sebagai media pengumpul energi.

5. Konversi Panas Laut

Media pengumpul tenaga surya terbesar di bumi ini adalah air laut. Departemen Energi Amerika Serikat (AS) menyebut, laut mampu menyerap panas surya setara dengan energi yang dihasilkan 250 miliar barel minyal per hari.

Ada teknologi bernama OTEC yang mampu mengkonversikan energi termal laut menjadi listrik. Perbedaan suhu antar permukaan laut mampu menjalankan turbin dan menggerakan generator. Masalahnya, teknologi ini masih kurang efisien.

6. Energi gelombang laut

Laut melingkupi 70 persen permukaan bumi. Gelombangnya menyimpan energi besar yang dapat menggerakkan turbin-turbin sehingga mengasilkan listrik. Problemnya agak sulit memperkirakan kapan gelombang laut cukup besar sehingga memproduksi energi yang cukup.

Solusinya adalah dengan menyimpan sebagian energi ketika gelombang cukup besar. Sungai Timur kota New York saat ini sedang menjadi proyek percobaan dengan enam turbin bertenaga gelombanng air. Sedangkan Portugis justru sudah lebih dulu mempraktikan teknologi ini dan sukses menerangi lebih dari 1500 rumah.

7. Menanami atap rumah

Konsep ini diilhami dari Taman Gantung Babilonia yang masuk dalam daftar Tujuh Keajaiban Dunia. Istana Babilonia terdiri atas atap yang ditanami aneka flora, juga balkon dan terasnya. Taman atap ini mampu menyerap panas dan mengurangi karbon dioksida. Bayangkan jika burung-burung dan kupu-kupu berterbangan di sekitar rumah hijau kita.

8. Bioremediasi

Ada proses bernama bioremediasi, yakni memanfaatkan mikroba dan tanaman untuk membersihkan kontaminasi. Salah satunya adalah membersihkan kandungan nitrat dalam air dengan bantuan mikroba. Atau memakai tanaman untuk menetralisir arsenik dari tanah. Beberapa tumbuhan asli ternyata punya daedah untuk membersihkan bumi kita dari aneka polusi.

9. Kubur barang-barang perusak

Karbon dioksida adalah faktor utama penyebab pemanasan global. Energy Information Administration (EIA) mencatat, tahun 2030 emisi karbon dioksida mencapai 8000 juta metrik ton.

Metode paling sederhana untuk menekan kandungan zat berbahaya itu adalah dengan menguburkan berbagai sumber penghasil CO2 seperti aneka limbah elektronik berbahaya. Namun ilmuwan masih belum yakin bahwa gas berbahaya akan tersimpan aman. Tetap saja kelak akan muncul imbas negatifnya bagi lingkungan.

10. Buku elektronik

Bayangkan, berapa ton kertas dan berapa banyak pohon harus ditebang bagi seantero dunia jika kita semua harus membeli koran, majalah, novel, buku pelajaran, buku tulis, kertas faks, sampai tisu toilet.

Buku elektronik atau surat elektronik yang lebih dikenal dengan e-book dan email memberi kontribusi sangat berarti pada kelangsungan hidup. Dengan teknologi itu, produksi kertas dapat ditekan, sehingga bahan kita tak perlu menebang terlalu banyak pohon.

Sumber :


"Ketahuilah Bumi Dan Isinya, Niscaya kau menjadi hamba yang takut akan Tuhannya"
Show all blogs Science (Global Warming) - TOP.ORG TopOfBlogs Dr.5z5 Open Feed Directory Site Meter Blogarama - The Blog Directory Science Blogs Subscribe My Feed

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Grants For Single Moms